dirimu sepenuhnya untukmu

8:53 PM



Assalamualaykum, sudah sekitar setengah tahun blog ini saya abaikan. bahkan hampir saja saya lupa kalau pernah nulis di blog hehe.
tulisan kali ini mudah mudahan bisa mengawali kekosongan ide dan memberikan konsistensi untuk saya menulis lagi. Bismillah.

pernah membaca tulisan saya sebelumnya tentang kebersamaan? kali ini saya akan membahas kebalikan dari itu. yap, mengenai kesendirian.
okey, here we go!

sometimes you have to stand alone, just to make sure you still can.

selain momen kebersamaan, momen kesendirian adalah suatu hal yang perlu untuk kita nikmati. kesendirian mengajarkan tentang kekuatan, kesendirian pula yang mengajarkan tentang cerminan diri, manakah yang lebih baik, dan manakah yang perlu untuk dituntut. terlebih lagi bagi seorang laki laki, bagaikan seekor serigala, momen kesendirian memberikan pengaruh yang luar biasa untuk kepribadian seorang individu. ingin mengenal dirimu sendiri? maka menyendirilah coba saja!

pada dasarnya, kesendirian adalah awal dari sebuah kebersamaan. kalau kata anak tekkim, inputnya dari sendiri outputnya bisa jadi bersama. dalam prosesnya, pribadi yang sendiri saling mencari pribadi yang lainnya, maka jadilah teman baru. cihuy!. pribadi yang baik biasanya akan cocok dengan pribadi baik yang lainnya. langkah mudah untuk membentuk pribadi yang baik adalah dengan mengenal dirimu sendiri.

pepatah mengatakan "jagalah pemikiranmu jika kamu tengah sendiri, lalu jagalah perkataanmu jika kamu tengah bersama". kesendirian adalah seni berfikir tingkat tinggi, sedangkan kebersamaan adalah seni dalam bersosialisasi. input dari sebuah pemikiran yang jernih insyaAllah akan menghasilkan output yang baik. output yang saya maksud disini antara lain adalah gaya hidup atau sikap dan juga perkataan. ingin punya teman banyak? maka jangan lupa untuk perbanyak menyendiri.

teman baru itu patokannya bukan dari usia melainkan dari sebuah kebaikan. dulu waktu saya ngebolang sendirian ke Bandung saya berkenalan dengan seorang  bapak pensiunan militer, Abah Enjum namanya. empat jam perjalanan dari Cirebon sampai terminal Cicaheum Bandung saya habiskan mengobrol dengan si Abah, hei saya dapat teman baru. pun ketika nekat main ke ISI Jogja sendirian, saya berkenalan dengan Icha anak jurusan televisi. hasilnya saya dianter keliling ISI deh hehe. semua itu karena momen sendiri mempunyai kemampuan untuk melatih kepekaan. jadi lebih waspada, jadi lebih peduli.

menyendiri adalah momen yang tepat untuk mendekatkan diri kepada Allah. ketika sendiri, pikiran menjadi fokus dan beribadah pun insyaAllah menjadi lebih khusyuk. bahkan Rasulullah Muhammad sering memanfaatkan momen kesendiriannya untuk bermuhasabah dan beribadah. kisah yang paling terkenal adalah ketika Beliau  menyepi dan mendapatkan wahyu untuk pertama kali yaitu surat Al Alaq ayat 1 - 5. bayangkan jika pada saat itu Beliau memilih untuk tidak menyendiri? nah loh.

boleh puas puasin momen kebersamaan kamu, tapi jangan lupa menyediakan waktu untuk menyendiri. karena hal ini perlu untuk melatih biar nggak kagok kalau nantinya kamu bakalan kehilangan. Keluarga. orang tua. sahabat, pacar pada akhirnya akan dipisahkan. nggak bisa dipungkiri juga kan walaupun nggak ingin hehe. ketika itu terjadi, teman terakhir ya diri kamu sendiri. bukannya mau mendoakan, tapi memang sesuatunya tidak ada yang abadi. so lets practice!

terakhir, selamat menikmati momen ketika sendiri. karena dirimu sepenuhnya untukmu.

wassalamualaykum :)

You Might Also Like

2 komentar

komentar yang baik, maka kebaikan akan kembali padamu :)

recent posts

Popular Posts

Categories

aplikasi (5) arsip (10) bandung (1) buku (2) cerpen (2) cinta (19) detective conan (1) indonesia (17) inspirasi (35) islam (7) Jakarta (6) keluarga (2) kesehatan (1) kisah (28) kuliner (6) life (57) lingkungan (2) moment (10) movie (1) opini (25) organisasi (6) puisi (11) quotes (2) random (5) review (8) sarkasme (5) saya (34) Semarang (5) sepakbola (3) sharing (9) teknik kimia (4) ungaran (1) wisata (4)

Subscribe