Malaikat kecil

12:33 PM

kamis 29 Oktober 2015, hari itu menjadi hari yang membahagiakan bagi keluarga mas Suparno. keluarga yang sebelumnya hanya beranggotakan 3 orang, pada hari itu dalam seketika harus menambahkan lagi 1 orang di dalam daftarnya. ya, keluarga Mas Suparno mendapat member baru.

...

kamis pagi, seperti hari - hari meliburkan diri pada umumnya, aku mengisi waktu hanya dengan bermalas - malasan di kamar. sesekali aku scrolling page di twitter android, dan sesekali juga aku mengecek news feeds di BBM. aktivitas ini menjadi aktivitas yang lumrah bagi sebagian anak muda jaman sekarang, benar-benar aktivitas yang tidak produktif.

namun aktivitas yang seharusnya dihindari ini akhirnya berbuah manfaat. ketika itu, melalui display picture dan private message di BBM nya, secara bersamaan pasangan mas Supar dan mbak pipit mengabarkan kabar gembira. yes! ponakanku yang baru telah lahir.


segera aku mengirimkan pesan selama kepada keduanya, sekalian menanyakan dimana rumah sakit tempatnya bersalin. "selamat mbak pipit, yes! dapet ponakan baru lagi. lokasi dimana mbak?" "Alhamdulillah, cewe om :p" balasnya. laah, si embak malah pamer kalo anaknya cewe. memang sih dari bulan ketiga dia mengandung, aku selalu berkelakar bahwa nanti anaknya bakalan cowo lagi, padahal dia pengennya cewe.

singkat cerita, setelah ngalor ngidul penuh basa - basi, akhirnya aku mendapatkan nama rumah sakit si malaikat kecil dilahirkan. segera aku mengirimkan pesan yang terakhir sebelum mandi "bentar lagi aku kesana mbak".

seusai mandi, aku merapikan diri lalu kemudian bergegas untuk berangkat. aku memilih untuk bersepeda motor saja karena Semarang pasti bakal macet siang itu. dan prediksiku benar, macet panjang terjadi dari depan taman lele sampai gerbang tol krapyak. sedangkan macet berikutnya berada di sekitar bundaran kalibanteng.

satu setengah jam kemudian, aku sampai di rumah sakit. rumah sakit ini adalah tempat yang sama ketika anak pertama mbak pipit dan mas suparno lahir. kenangan yang sama, dan kebahagiaan yang sama pikirku. memang, rumah sakit bukan hanya sebagai tempat untuk berputus asa, karena di tempat inilah sebuah asa yang baru juga akan disambungkan kembali.

tanpa ba bi bu, aku langsung menyegerakan diri menuju ruang yang sudah diberitahu sebelumnya. ruang ini berbeda dengan 3 tahun yang lalu, lebih besar dan lebih nyaman. cocok untuk calon puteri yang baru. Cklek! aku membuka pintu secara perlahan, dan segera disambut dengan mbak pipit "Alhamdulillah oooom, tolong tungguin adiknya sebentar yaa, aku udah kebelet pengen ke kamar mandi dari tadi. tapi abi nya malah pergi". "oke deh mbak, serahin sama om ganteng" jawabku.



hei malaikat kecil
jangan menangis
berbahagialah
karena kamu harus sadar, olehmulah ibumu tetap tegar.

hei malaikat kecil
jangan bersedih
tersenyumlah
karena kamu harus tahu, kamulah sumber segala rindu

kamu adalah rembulan yang merekah
terbias genangan air di segala arah
tak usah gundah, kamulah sebenarnya indah

kamu adalah ilalang perdu
memecah sunyi dengan tangisan merdu
tak usah malu, akan selalu ada ibu

malaikat kecilku
tetaplah seperti itu
teduh jiwamu
bersih hatimu

You Might Also Like

8 komentar

  1. wah selamat untuk kelahiran ponakannya mas
    btw, mas nya sendiri udah punya malaikat kecil belum

    eh, puisinya keren
    semoga jadi anak yang soleha ya keponakannya

    ReplyDelete
    Replies
    1. terimakasih bro, banzaaai!! hahaha btw sekarang ponakan yang baru lagi juga sudah lahir :D
      dan tentu saja saya belum punya, malaikat dewasa aja belum. ups :p

      makasih bro

      Delete
  2. Selamat mas, keponakannya udah lahir...memang rumah sakit itu sering dianggap,
    sebagai tmpt putus asa... aku juga dulu sering ke rumah sakit,
    oh iya itu namanya siapa mas, bayi perempuannya...?
    bayi yg baru lahir memang selalu lucu dan menggemaskan :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. makasih bro.. namanya ziya, biasanya sih aku panggil jiya biar unyu unyu gitu :D

      Delete
  3. Unyu banget. Ponakan baruku sih sekarang udah 1 tahun, cewek juga. Kali aja besok bisa jadi temen mainnya, wkwkwkwk.

    Selamat buat kelahiran ponakan barunya, semoga jadi anak yang baik. Jangan kayak omnya, hahahaha.

    ReplyDelete
    Replies
    1. btw hati - hati bro, semakin dewasa semakin menurun tingkat ke unyuannya hehehe.

      Delete
  4. Wah selamat mas, saya juga baru jadi Om sih.. Ponakannnya lucu banget.. Pengen juga punya ponakan cewe. Hehe

    Namanya siapa? :3

    ReplyDelete
    Replies
    1. makasih bro, hehe iya emang lucu. tapi yang aku butuhin sekarang temen hidup yang lucu nih :3 hehe

      namanya jiya :D

      Delete

komentar yang baik, maka kebaikan akan kembali padamu :)

recent posts

Popular Posts

Categories

aplikasi (5) arsip (10) bandung (1) buku (2) cerpen (2) cinta (20) detective conan (1) indonesia (17) inspirasi (35) islam (7) Jakarta (6) keluarga (2) kesehatan (1) kisah (29) kuliner (6) life (58) lingkungan (2) moment (10) movie (1) opini (25) organisasi (6) puisi (11) quotes (2) random (5) review (8) sarkasme (5) saya (34) Semarang (5) sepakbola (3) sharing (9) teknik kimia (4) ungaran (1) wisata (4)

Subscribe