Posts

Showing posts from April, 2018

untuk tidak terbawa perasaan

Pagi itu, karena merasakan sedikit sentuhan di sisi kananku, aku terbangun. Sepanjang penerbangan Makassar - Surabaya mataku memang sudah sangat terasa berat. Tetapi pikiranku yang kalut selalu menjagaku terbangun walaupun melayang entah kemana. Menatap awan - awan yang terbingkai jendela. Mengalihkan pandangan ke lubang pendingin yang terlihat biasa saja. Memainkan kenop meja, membuka, lalu menutupnya lagi dengan sengaja. Menarik majalah ke pangkuan, membuka, tetapi huruf - hurufnya sama sekali tak terbaca. Tubuhku akhirnya berontak, lalu tertidur sebentar di titik transit bandara Juanda Surabaya, sampai aku terbangun oleh gelombang penumpang berikutnya.
Seorang eksekutif muda, berpenampilan perlente. Ia memakai setelan jas rapi, sepatu hitam yang mengkilat, dan jam tangan merk tissot melingkar di pergelangan kirinya. Duduk di sebelah kananku. Ia memakai kacamata dengan lensa yang cukup tebal, dari sana aku menyimpulkan bahwa usaha kerasnya telah membawanya kepada titik yang seperti…

satu - satunya hal yang membuatku bahagia

Sejak aku kecil, ibu memiliki suatu kebiasaan yang selalu dilakukannya setiap malam. Dan kebiasaan itu, berhubungan denganku. Hal yang dilakukan cukuplah sederhana, hanya memintaku mengerjakan sesuatu, dan itupun sangatlah mudah untuk segera dilakukan. Tetapi apa yang kau fikirkan jika kebiasaan itu terus menerus diupayakan terhadapmu? sedangkan kau tau bahwa hal yang harus kau kerjakan itu memang suatu bagian dari rutinitas kehidupan, setiap malam. Memberontak adalah jawabannya.
Hari ini, setelah berbulan - bulan lamanya kutinggalkan, akhirnya aku kembali pulang ke rumah. Menginjakan kaki di rumah membuatku mampu untuk kembali bernafas lega, me-rememory lagi kenangan -  kenangan lama adalah suatu hal yang menyenangkan bukan? walaupun itu hanya sekedar kenangan dalam tempo bulanan. Tetapi, ada satu ingatan yang tidak ingin aku ulang setiap malam ketika berada di rumah, ingatan tentang kebiasaan ibu yang itu - itu melulu. Dan aku putuskan, malam ini aku  akan menyerang.
Malam yang din…